Pingin bikin blog tapi gatau mulai dari mana, giliran udah tau malah bingung mau mulai kan kampret. Sebagai pembukaan blog aku bikin aja tugas ini buat jadi artikel pertamaku. Trus kalo masalah isinya ya aku bikin aja sesuai tugas kampus, ππ
Tugas ini hukumnya wajib bagi para maba di kampus, ga tau buat apa tapi intinya itu WAJIB trus isi blognya juga ga sembarangan isinya harus susuai ketentuan yang diberikan pembimbing dan untuku kayaknya kedapetan bikin artikel yang susah.
susah ngga? sebenarnya si gampang tapi karna bukan hal yang menarik jadinya ya pasti malaslah. Tapi balik lagi karna ini wajib jadinya ya harus gua kerjain meskipun terpaksa.
Langsung aja,. ===>>>
Review Jurnal
"Protection of Diesel Generators from an Electromagnetic Pulse (EMP)"
Vladimir Gurevich
Judul Asli
Protection of
Diesel Generators from an Electromagnetic Pulse (EMP)
Judul
Indonesia
Proteksi
Generator Diesel dari Gelombang Elektromagnet
Link :
https://engineeringresearch.org/index.php/GJRE/article/download/1587/1518/
Penulis : Vladimir Gurevich
Nama Jurnal:
Global Journal of Researches in Engineering: F Electrical and Electronics
Engineering
Volume 17 Issue 3 Version 1.0 Year 2017
Review:
a. Rationale/alasan/latar
belakang mengapa penelitian dilakukan
Saat ini ada ribuan
jenis DG dengan rating daya dari beberapa kilowatt hingga puluhan megawatt.
Beberapa dari mereka adalah perangkat portabel kecil terbuka-desain yang dapat
disimpan dalam wadah logam yang terlindung dari emisi elektromagnetik. Ini
dapat digunakan bila diperlukan setelah dihapus dari wadah. Secara umum, ini DG
kapasitas rendah memiliki desain yang sederhana tanpa elektronik yang sensitif
dan relatif murah. Dengan demikian, tidak masuk akal untuk menggunakan tindakan
khusus untuk melindungi DG ini (kecuali untuk kandang logam).
b. Tujuan
penelitian
Artikel ini
menunjukan langkah – langkah perlindungan untuk generator diesel yang di
kendalikan oleh mkroprosesor dalam berbagai kapasitas dan tujuan.
c. Cara/metode
yang digunakan (lengkapidengan gambar, table dan ilustrasi yang ada di paper)
Beberapa
konsep perlindungan DG kelas menengah:
1.
Peningkatan kapasitas skrining penutup DG
sendiri dengan menutup semua potongan, lubang, dan tirai dengan tambalan logam
yang dapat dilepas dengan mudah dilepaskan ketika mempersiapkan DG untuk
memulai.
2.
Pemutusan konektor semua peralatan
elektronik dan sensor dari kabel internal dan kabel harness.
3.
Pemasangan jenis konektor yang sama dengan
pin hubung singkat ke konektor baik di sisi peralatan elektronik dan sensor
pada sisi kabel harness. Titik penggabungan umum dari semua kabel harness harus
dihubungkan ke sasis DG.
4.
Hubungan arus pendek semua daya yang
dihasilkan dari rotor generator dan stator menjadi titik penggabungan umum dan
hubungan titik ini dengan sasis DG.
5.
Penghapusan unit elektronik dari pemutus
sirkuit daya otomatis pada output generator dan menempatkannya ke dalam casing
yang disaring.
Ketika
menerapkan klausul 1 dari konsep yang disarankan, penekanan khusus harus
diletakkan pada jendela, yang dipotong dalam casing DG di depan layar
pengontrol berbasis mikroprosesor. Jendela seperti ini ada di sebagian besar
tipe DG, lihat Gambar 1. Mereka dimaksudkan untuk pemantauan visual dari
pembacaan controller. Namun, mereka menimbulkan bahaya terbesar dari sudut
pandang kerentanan DG terhadap HEMP.
Konektor
standar dari berbagai jenis yang digunakan untuk menghubungkan sensor ke
Generator Diesel.
Korelasi
antara indeks atenuasi emisi elektromagnetik oleh gelombang di bawah batas dan
dimensi geometri dan frekuensinya.
·
D – Diameter Gelombang
·
f – Frekuensi Emisi
·
Fc – Frekuensi Cutoff
d. Hasil
Solusi yang
lebih rumit dan kurang dapat diandalkan untuk memastikan efisiensi Generator
Diesel yang tidak memiliki pelindung khusus di bawah dampak HEMP adalah dengan menggunakan
pendekatan standar untuk perlindungan peralatan listrik dan elektronik pada pembangkit
listrik dan gardu, selain pemasangan blok struktur sarang lebah pada ventilasi,
filter daya dan penyegelan las jendela di depan pengontrol.
Langkah-langkah perlindungan yang
disebutkan di atas meliputi:
-
penggunaan kabel kontrol terlindung di
dalam casing DG;
-
penggunaan baki kabel logam (bukan
plastik);
-
Penggunaan filter yang ditanamkan ke kabel
kontrol atau filter ferit yang dimasukkan ke dalam kabel kontrol harness;
-
pemasangan penekan tegangan berlebih yang
menggunakan varistor zinx-oxide atau dioda avalanche yang kuat di semua sirkuit
daya dan kontrol;
-
pengenalan choke frekuensi tinggi ke
sirkuit grounding.
e. Kesimpulan
Langkah-langkah
teknis perlindungan Generator Diesel dari HEMP yang dibahas dalam artikel mengenai
Generator Diesel dari berbagai ukuran dan tujuan yang khas. Penanganan
langkah-langkah tersebut cukup mudah untuk staf teknis setengah matang dan
tidak memerlukan pengalamn tinggi. Selain itu, harus dipertimbangkan bahwa
Generator Diesel tidak akan berfungsi dengan baik pada dampak HEMP tanpa penanganan
semacam itu.
f.
Implikasi/dampak yang lebih luas dari hasi
penelitian ini
Mempermudah dalam
melakukan proteksi generator diesel dari gangguan gelombang elektromagnetik.
Karena konsep yang diterapkan sederhana maka penangan langkah – langkah
proteksi dapat dilakukan oleh teknisi setengah matang.
yah mungkin itu saja yang bisa saya bikin, jika kalian ingin mencari jurnal di uny secara online gampang kok, https://journal.uny.ac.id noh saya kasih tempat buat nyari jurnal. Trus kalo mau tau lebih banyak tentang kampusku kalian bisa cari info sendiri disini -UNY-. Kalo pingin ke perpustakan onlinenya UNY http://library.uny.ac.id. Udah itu aja dulu buat artikel pertama gua, kalo ada salah kata atau salah tempilan atau bahasa atau semuanya ya mohon dimaafkan. Hehehe πππ



Tidak ada komentar:
Posting Komentar